Rabu, 23 September 2015

Metodologi Penelitian Keperawatan 1

Hakekat Penelitian dan Ilmu Keperawatan

Oleh
Widaningsih

Dasar Penelitian
  • —Manusia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang segala sesuatu yang terjadi disekelilingnya
  • —Adanya fenomena mendorong sifat dasar manusia untuk mengetahuinya.
  • —Keingintahuan terhadap fenomena mendorong manusia untuk mengkaji dan menelitinya.
  • —Hal ini akan mendorong kemajuan ilmu pengetuhuan.
  • —Penyelidikan adalah hal yang lazim dilakukan manusia baik disadari maupun tanpa disadari.
  • —Pada diri manusia ada suatu kebutuhan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut hanya bisa dicapai apabila ada pengetahuan tentang kebutuhan tersebut
  • —sebelum ada pengetahuan tentang kebutuhan itu, maka perlu diadakan penyelidikan untuk mengetahui kebutuhan tersebut.
Mengapa melakukan penelitian ?
  • —Refleksi dari proaktif manusia untuk meningkatkan pengetahuannnya tentang sesuatu.
  • ——Dorongan dari keinginan reaktif manusia untuk menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah dalam kehidupan.

Cara mendapatkan pengetahuan

Penelitian dan Ilmu

  • —Penelitian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan.
  • —Ilmu adalah bagian dari pengetahuan yang memiliki kriteria tertentu.
  • —Penelitian merupakan operasionalisasi dari metode yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan ilmiah atau yang disebut metode ilmia.

—Metode ilmiah adalah cara atau prosedur untuk memperoleh pengethuan yang disebut ilmu.
 

KARAKTERISTIK ILMU —Rasional : pengetahuan disusun dengan menggunakan pikiran dan masuk akal (ada penalaran).Logika menjadi tumpuan.
— 

Teruji : Pengetahuan disusun berdasarkan fakta empiris.
 
Ilmu sebagai pengetahuan yang tersusun berdasarkan segala sesuatu yang berada dalam jangkauan pengalaman manusia. 


Rasionalisme Dan Empirisme
  • —Rasionalisme adalah pendekatan memperoleh pengetahuan dengan menggunakan penalaran.
  • —Rasionalisme memberikan konsistensi pengetahuan
  • —Empirisme adalah pendekatan memisahkan pengetahuan berdasarkan fakat/fenomena dengan yang tidak berdasarkan fakta
  • —Rasionalime harus didukung oleh empirisme.
Kriteria utama pengetahuan Ilmiah
  • —Ada konsistensi dengan pengetahuan berikutnya.
  • —Ada kesesuaian antara pengetahuan yang dikembangkan dengan fakta di lapangan.


Kriteria utama pengetahuan Ilmiah
  • —Ada konsistensi dengan pengetahuan berikutnya.
  • —Ada kesesuaian antara pengetahuan yang dikembangkan dengan fakta di lapangan.

FILSAFAT ILMU DALAM KEPERAWATAN

—Merupakan landasan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga tidak menyimpang dari kaidah discipline ilmu pengetahuan tertentu.

—Filsafat ilmu : telaah kefilsafatan yang ingin menjawab pertanyaan mengenai hakekat ilmu berdasarkan aspek :
1. Ontologi (apa yang ingin diketahui)
2. Epistemologi (bagaimana memperoleh pengetahuan)
3. Aksiologi (untuk apa pengetahuan itu)  

Selengkapnya Metodologi Penelitian Keperawatan 2
Sumber : Weblog Esa Unggul
Read More..

Metodologi Penelitian Keperawatan 2

Hakekat Penelitian dan Ilmu Keperawatan

Oleh
Widaningsih



Ontologi dalam ilmu keperawatan

  • —Ontologi menunjukan objek yang menjadi pusat telaah ilmu keperawatan.
  • —Bidang garapan/fenomena yang menjadi objek studi keperawatan :
  1. Penyimpangan dan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia (biopsikososial dan spiritual).
  2. Respon yang ditimbulkan ketika tidak dapat berfungsi secara sempurna.
  3. Bantuan dengan pendekatan biopsikosoaisl spiritual yang holistik untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Epistemologi dlm ilmu keperawatan

  • —Sudut pandang tentang bgm metode atau prosedur yang digunakan untuk mendapatkan pengetahuan.
  • —Menjadi dasar pijakan dalam memberikan legitimasi suatu ilmu pengetahuan (untuk diakui sebagai discipline ilmu).
  • —Epistemologi berperan penting memberikan kerangka acuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
Epistemologi
  • —Aplikasi dalam ilmu keperawatan tergambar dari pengembangan struktur ilmu keperawatan (falsafah, paradigma, model konseptual, teori keperawatan dan teori middle range keperawatan.
  • —Saat ini pengembangan ilmu keperawatan dilaksanakan dengan metode ilmiah melalui berbagai penelitian keperawatan.
Aksiologi dlm ilmu keperawatan
  • —Merupakan sudut pandang ttg tujuan dan nilai suatu pengetahuan.
  • —Dijadikan strategi untuk mengantisipasi perkembangan kehidupan manusia yang negatif sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi tetap berjalan pada jalur kemanusiaan.
  • Aksiologi dalam ilmu keperawatan memberikan batasan pengembangan ilmu keperawatan sehingga tetap berjalan dalam kodrat manusia dan meningkatkan kemaslahatan umat manusia.
STRUKTUR DISIPLIN ILMU KEPERAWATAN 
keperawatan
  
—

Level teori dan pakar keperawatan

keperawatan
PENELITIAN
  • —Suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan.
  • —Suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban.
Tujuan Penelitian
  • —Mengembangkan pengetahuan (tujuan jangka panjang)
  • —Memecahkan masalah (tujuan jangka pendek)
Hubungan penelitian, praktik dan teori keperawatan


Teori Keperawatan  








Read More..

Jumat, 26 Juni 2015

Penyerahan Hadiah Juara II Qoriah Lomba MTQ Kopertis III, 2015 Kepada Mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul


 

Penyerahan Hadiah Juara II Qoriah Lomba MTQ Kopertis III, 2015 Kepada Mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul

Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1436 H, Kopertis Wilayah 3 mengadakan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an yang diikuti oleh perguruan tinggi, sekolah tinggi swasta di wilayah Kopertis 3 pada tanggal 23 sampai 25 Juni 2015 di Aula Ki Hajar Dewantara Gedung Kopertis 3, Cawang Jakarta Timur.
Alhamdulillah Sdri. BARAKATUL QAMILAH (2013-33-030) Fakultas Ilmu Kesehatan, Jurusan Keperawatan berhasil meraih Juara II Qoriah  Lomba MTQ Kopertis III.
Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Kopertis Wilayah III, Rabu, 24 Juni 2015 telah ditutup secara resmi oleh Putut Pujogiri, selaku Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III. Keluar sebagai pemenang pertama dari kategori Qori’ adalah M. Wendi, mahasiswa Universitas Mohammad Husni Thamrin, pemenang kedua, Muhammad Cholid (Universitas Islam Assyafiiyah), dan pemenang ketiga, Edi Supriadi, mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta. Sedangkan kateori Qoriah, pemenang pertama adalah Laelatul Qodariah dari Univ. Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Pemenang kedua, Barakatul Qamilah (Universitas Esa Unggul), dan pemenang ketiga, Awaliah Salafiyatul Ulya, mahasiswi Akademi Kebidanan Budi Kemuliaan.
Para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah dari Kopertis Wilayah III berupa Trophy, Piagam Penghargaan, dan Uang Tabungan Pendidikan disampaikan pada Upacara Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan R.I, tanggal 17 Agustus 2015 di kantor Kopertis Wilayah III.

Read More..

Realted Posts